Jumat, 12 Februari 2016

Soup Tulang Sapi

  
Bongkar-bongkar freezer ternyata nemu bungkusan isinya tulang sapi. Tulang sapi ini sisa idul qurban kemarin, terlupa di sudut freezer. Mau diapain ya? Bingung-bingung kepikiran untuk dibikin kaldu sapi saja terus disimpen di kulkas. Ya sudah, karena jumlahnya lumayan banyak dan ukurannya lumayan besar-besar, mau di potong-potong lebih kecil juga ga bisa. Potongan tulang-tulang ini masih banyak sisa dagingnya yang menempel. Setelah direbus lama untuk membuat kaldu, tulangnya disisihkan. Air kaldunya sebagian saya masukin plastik yang khusus buat bikin es batu. Jadi 6 bungkus dan saya sisakan sedikit untuk dioleh bersama tulang yang agak kecil ukurannya dan sisa daging yang saya ambil dari tulang-tulang yang besar. Lumayan banyak dapetnya. Ya sudah dibikin sup saja yang gampang, selain gampang bisa juga untuk sayur atau dimakan begitu saja di hawa yang dingin dan hujan terus-menerus datang seperti ini.

Bahan:
1 kg tulang dan daging (kira-kira he..he.. ga ditimbang kemarin)
2 bh kentang ukuran sedang
2 bh wortel
1 bh bombai
2 bh daun bawang
2000 ml air
1 bh tomat, jika suka (saya tidak menambahkan)
2 sdm minyak atau margarin
 

Bumbu:
5 bh bawang putih digeprek
1 sdt lada bubuk
½ bh pala digeprek
2 btr cengkeh
2 cm jahe digeprek
2 -3 sdt garam

Taburan:
Bawang goreng secukupnya

Cara membuat:

Rebus tulang dan daging dengan air sampai empuk. Saya menggunakan air kaldu dan daging yang sudah direbus. Saya didihkan lagi kaldu, masukkan daging dan tulangnya. Sementara menunggu mendidih, saya menumis bawang putih dan bombai sampai layu dan harum. Masukkan wortel dan kentang yang telah dicuci dan dipotong-potong sesuai selera, aduk-aduk sebentar sampai sayuran agak layu. Matikan api dan masukkan ke dalam air kaldu yang telah mendidih. Masukkan bumbu lada, pala, garam, jahe, cengkeh. Koreksi rasanya, jika sudah pas masukkan potongan daun bawang dan tomat jika pake. Tunggu sebentar dan matikan api. Sajikan di mangkuk dengan taburan bwang goreng. Dijamin enak dan anget di badan. 

Cap Cay, masak yang simple dan enak


Saya suka masakan ini karena ringan tapi juga mengenyangkan, selain itu isinya komplit ada macam-macam sayuran yang ditambahkan juga daging ayam atau telur, sosis atau bakso ikan atau apa saja yang mengandung protein hewani juga turut disertakan untuk menambah cita rasanya dan tentunya kandungan gizinya. Mungkin Cap Cay adalah makanan yang sangat populer dan untuk isian dan cara memasaknya juga mungkin umum, tapi di Solo ada satu jenis Cap Cay..orang disini menyebutnya Cap Jay yang isiannya hanya terbuat dari tepung terigu yang dibuat seperti bakwan. Membuatnya juga mudah tepung terigu diberi bumbu bawang, lada, dan garam kemudian diberi air dan digoreng seperti kita menggoreng bakwan. Setelah itu bakwan terigu ini tadi potong-potong dan di masak dengan bumbu bawang, lada, garam, dan kecap yang seperti kota membuat mie goreng. Ya sudah seperti itu, mungkin ada juga yang menambahkan sedikit sayuran seperti sawi, wortel, atau kubis tapi dalam jumlah yang sedikit dibanding dengan jumlah bahan bakwan terigunya. Oke, itu tadi salah satu varian cap cay yang saya ketahui setelah tinggal di Solo. Mungkin kapan-kapan resepnya akan saya bagi di sini juga. Sekarang kita mau memasak cap cay yang versi umum ini saja dulu. Yuk, mariii...

Bahan:
1 buah wortel
5 helai sawi putih
1 kuntum kembang kol
1 bh tomat
1 batang daun bawang
½ bh bawang bombai
5 butir baso sapi
1 butir telur
200 ml air atau kaldu ayam
Untuk isiannya bisa ditambah sesuai selera dan isi kulkas ya..kemarin yang ada cuma ini saja he..he..

Kamis, 11 Februari 2016

Rujak Buah Serut


Sebenarnya bikin rujak ini dah lama, tapi baru bisa posting sekarang. Dulu waktu bikinnya tuh pas musim kemarau, siang-siang hawanya panas jadi segeeeerrr banget makan rujak ini. Apalagi kalo ditambahin es batu serut. Emmh tambah maknyus mungkin ya.. tapi sayang ga boleh makan or minum yang dingin-dingin..jadi tanpa es batu serut juga gapapa. Buah yang dipake bikin rujak ini lumayan komplit lho, ada pepaya mengkal, nanas, mangga, pisang kluthuk, dondong, timun, dan juga tak ketinggalan jeruk bali. Kalo mau ditambahin buah apa aja juga bisa, tergantung selera ya... Kebetulan yang tersedia buah-buahan di atas. Kalo bumbunya sih standar bumbu rujak manis ya, cuma garam, cabe, asam jawa, terasi dikit, sama gula jawa. Dicampur aduk pokoknya...
Mau bikin juga, monggo..

Bahan:
1 bh nanas
1 bh mangga mengkal(punyaku agak kematengan)
1 bh timun
2 bh kedondong
¼ buah pepaya mengkal(punyaku juga agak kematengan, hiks..)
1 bh pisang kluthuk
1 bh jeruk bali (yang tua dan matang ya..biar manis dan ga pahit)

Rabu, 27 Januari 2016

Sate Kambing Goreng


Saya membuat masakan ini setelah melihat tayangan iklan kecap merk ba*go menjelang hari raya idul qurban. Kalau tidak salah judulnya sate goreng ala p budi. Karena penasaran maka pas dapat daging kambing waktu qurban kemarin tanpa tunggu ba bi bu langsung terjun ke dapur untuk melaksanakan misi. Alaaah..bahasane..

Bahan:
250 gr daging kambing yang masih muda
10 butir bawang merah, iris tipis
4 butir bawang putih, iris tipis
5 bh cabe rawit utuh
3 sdm margarine
3 buah tomat hijau, iris kasar
5 sdm kecap manis
Lada dan garam secukupnya
100 ml air

Bumbu Sate
5 bh bawang putih
2 sdt ketumbar
5 bh kemiri
5 lembar daun jeruk
100 gr gula merah
1 sdm asam jawa
Air secukupnya
2 sdm kecap manis

Selasa, 26 Januari 2016

Singkong Thailand


 Saya pertama kali melihat resep makanan ini di tabloid Saj*, tapi sudah lama...banget entah tahun berapa ya.. pada waktu itu pengen bikin tapi resepnya ada biji wijen yang disangrai juga untuk taburan. Karena agak banyak bahannya akhirnya ga jadi juga bikin he..he.. terus baru kepikiran lagi baru-baru ini karena liat di beberapa blog yang fotonya bikin ngiler. Bikinnya sangat-sangat guampang, tapi rasanya lembut dan perpaduan rasa manis singkong dan gurihnya saus..bikin nagih ... ^_^

Bahan:
1 kg singkong
150 gr gula pasir
1 sdt garam
1 atau 2 lembar daun pandan
2 liter air

Bahan Saus:
500 ml Santan kental
1 atau 2 lembar daun pandan
1 sdt garam
2 sdm tepung meizena (larutkan dengan sedikit air)